Notaris RUPS: Apa Saja Tugas dan Tanggung Jawabnya?

Notaris dalam RUPS: Peran, Tugas, dan Pentingnya Dukungan Teknologi

Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) bukan sekadar agenda tahunan perusahaan. Di dalamnya terdapat berbagai keputusan penting yang berkaitan dengan arah perusahaan, laporan kinerja, perubahan manajemen, hingga aksi korporasi.

Karena itu, pelaksanaan RUPS membutuhkan proses yang tertib, terdokumentasi, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Salah satu pihak yang memiliki peran penting dalam proses tersebut adalah notaris.

Notaris tidak hanya hadir untuk mencatat apa yang terjadi selama rapat. Dalam pelaksanaan RUPS, notaris berperan dalam memastikan fakta dan keputusan rapat dituangkan ke dalam dokumen yang memiliki kekuatan hukum sesuai kewenangannya.

Di sisi lain, semakin banyak perusahaan yang memanfaatkan teknologi untuk menyelenggarakan RUPS secara elektronik maupun hybrid. Hal ini membuat koordinasi antara pihak legal, penyelenggara acara, dan tim teknologi menjadi semakin penting.

Apa Itu RUPS?

RUPS atau Rapat Umum Pemegang Saham merupakan forum bagi pemegang saham untuk mengambil keputusan yang berkaitan dengan kepentingan perusahaan sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar perusahaan.

Beberapa agenda yang umum dibahas dalam RUPS antara lain:

  • Persetujuan laporan tahunan dan laporan keuangan

  • Penggunaan laba perusahaan dan pembagian dividen

  • Pengangkatan atau perubahan anggota Direksi dan Dewan Komisaris

  • Penunjukan auditor

  • Perubahan anggaran dasar

  • Persetujuan aksi korporasi tertentu

  • Agenda strategis lainnya sesuai kebutuhan perusahaan

Untuk perusahaan terbuka, penyelenggaraan RUPS juga berkaitan dengan kewajiban keterbukaan informasi dan ketentuan pasar modal yang berlaku.

Mengapa Notaris Dibutuhkan dalam RUPS?

Salah satu hal penting dalam RUPS adalah memastikan bahwa proses dan keputusan rapat terdokumentasi dengan baik.

Notaris berperan dalam pembuatan akta yang berkaitan dengan jalannya dan/atau keputusan RUPS sesuai bentuk dan kebutuhan hukum perusahaan.

Untuk perusahaan terbuka, ketentuan OJK mengatur mengenai risalah RUPS dan akta berita acara RUPS. Dalam kondisi tertentu, risalah RUPS dapat dibuat dalam bentuk akta berita acara RUPS oleh notaris yang terdaftar pada OJK.

Dengan demikian, kehadiran notaris menjadi bagian penting dalam menjaga dokumentasi dan kepastian hukum atas proses pengambilan keputusan perusahaan.

Apa Saja Peran Notaris dalam RUPS?

Peran notaris dalam RUPS dapat dilihat dari beberapa tahap, mulai dari persiapan hingga setelah rapat selesai.

1. Memahami Agenda dan Dokumen Rapat

Sebelum RUPS berlangsung, berbagai dokumen dan informasi yang berkaitan dengan rapat perlu dipersiapkan. Agenda rapat, data pemegang saham, dokumen pendukung, tata cara pemberian suara, serta dokumen korporasi lainnya menjadi bagian penting dari persiapan. Koordinasi sejak awal membantu memastikan kebutuhan dokumentasi selama RUPS dapat dipenuhi dengan baik.

2. Hadir dan Menyaksikan Pelaksanaan RUPS

Pada saat RUPS berlangsung, notaris hadir untuk menyaksikan jalannya rapat dan mencatat hal-hal yang diperlukan untuk penyusunan akta atau dokumen rapat. Dalam RUPS yang diselenggarakan secara hybrid atau elektronik, proses tersebut memiliki tantangan tambahan. Peserta dapat berada di lokasi berbeda, proses registrasi dapat dilakukan secara digital, dan pengambilan keputusan dapat melibatkan sistem elektronik. Karena itu, aspek teknis seperti audio, video, koneksi, tampilan peserta, dan dokumentasi harus dipersiapkan dengan baik.

3. Memperhatikan Kehadiran dan Kuorum

Kuorum merupakan salah satu elemen penting dalam RUPS. Informasi mengenai kehadiran pemegang saham dan hak suara harus dapat dikelola serta didokumentasikan sesuai mekanisme yang berlaku untuk rapat tersebut. Pada RUPS hybrid atau elektronik, proses ini dapat melibatkan sistem registrasi, verifikasi peserta, electronic voting, maupun laporan kehadiran digital. Di sinilah koordinasi antara pihak penyelenggara, sistem RUPS, dan notaris menjadi penting.

4. Mencatat Jalannya Rapat dan Keputusan

Selama rapat berlangsung, berbagai agenda dibahas dan keputusan dapat diambil berdasarkan mekanisme pemungutan suara yang telah ditetapkan. Notaris membutuhkan informasi yang akurat mengenai proses tersebut untuk mendukung penyusunan dokumen rapat. Karena itu, sistem teknis yang digunakan dalam RUPS harus mampu menghasilkan data dan dokumentasi yang dapat mendukung proses tersebut.

5. Menyusun Akta atau Dokumen RUPS

Setelah RUPS selesai, hasil rapat dituangkan dalam dokumen sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Dokumen tersebut dapat memuat antara lain:

  • Identitas dan informasi rapat

  • Waktu dan tempat pelaksanaan

  • Agenda RUPS

  • Kehadiran peserta

  • Jalannya pembahasan

  • Mekanisme dan hasil pemungutan suara

  • Keputusan yang diambil

  • Hal-hal penting lainnya yang berkaitan dengan rapat

Dokumentasi yang akurat menjadi bagian penting dari keseluruhan proses RUPS.

Bagaimana dengan RUPS Hybrid dan Elektronik?

Perkembangan teknologi membuat perusahaan memiliki lebih banyak pilihan dalam menyelenggarakan RUPS.

RUPS tidak selalu harus dilakukan dengan seluruh pemegang saham berada di satu ruangan. Teknologi memungkinkan sebagian peserta mengikuti rapat dari lokasi berbeda, sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

OJK saat ini memiliki regulasi khusus mengenai pelaksanaan RUPS, termasuk pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan rapat umum secara elektronik. POJK Nomor 14 Tahun 2025 mengatur pelaksanaan RUPS, termasuk aspek penyelenggaraan secara elektronik, risalah, ringkasan risalah, serta mekanisme terkait lainnya. Peraturan tersebut diundangkan pada 1 Juli 2025 dan mencabut POJK 16/2020.

Namun, penggunaan teknologi bukan berarti aspek teknis dapat dianggap sebagai bagian terpisah dari proses rapat.

Justru sebaliknya, semakin digital sebuah RUPS, semakin penting kesiapan sistem dan technical operation.

Apa Saja Teknologi yang Dibutuhkan dalam RUPS Hybrid?

Sebuah RUPS hybrid biasanya membutuhkan beberapa elemen teknologi yang saling terhubung.

  • Multi-Camera Production

    Beberapa kamera dapat digunakan untuk mengambil gambar pimpinan rapat, presenter, peserta, maupun area penting lainnya. Penggunaan multi-camera membuat tampilan acara lebih dinamis sekaligus membantu peserta online mengikuti jalannya rapat dengan lebih jelas.

  • Professional Audio System

    Audio merupakan salah satu elemen paling kritis dalam RUPS. Suara pimpinan rapat, pemegang saham, moderator, maupun peserta yang menyampaikan pertanyaan harus dapat terdengar dengan jelas baik oleh peserta onsite maupun online.

  • Video Switching

    Video switcher digunakan untuk mengatur berbagai sumber video dan menentukan tampilan yang dikirimkan kepada peserta online maupun layar di venue.

  • Live Streaming

    Untuk peserta yang mengikuti rapat secara online, live streaming menjadi salah satu bagian utama dari pengalaman RUPS hybrid. Stabilitas koneksi, kualitas gambar, kualitas audio, dan monitoring selama acara perlu diperhatikan sejak tahap persiapan.

  • Digital Registration & Attendance

    Registrasi digital dapat membantu proses pencatatan peserta serta memberikan data kehadiran yang lebih terstruktur.

  • Electronic Voting

    Pada RUPS elektronik, sistem voting dapat digunakan sesuai mekanisme penyelenggaraan dan ketentuan yang berlaku.

  • Recording & Documentation

    Dokumentasi video dan data rapat dapat menjadi bagian penting dari kebutuhan dokumentasi perusahaan.


Mengapa Technical Rehearsal Penting untuk RUPS?

RUPS memiliki karakteristik yang berbeda dari event biasa. Acara tidak hanya membutuhkan visual yang bagus, tetapi juga akurasi, stabilitas, dan koordinasi. Karena itu, technical rehearsal sebaiknya dilakukan sebelum hari pelaksanaan.

Beberapa hal yang perlu diuji antara lain:

  • Kamera dan camera switching

  • Microphone dan sound system

  • Koneksi internet

  • Video conference atau streaming platform

  • Tampilan presentasi

  • LED display

  • Integrasi sistem voting

  • Registrasi dan akses peserta

  • Recording

  • Komunikasi antara tim onsite dan remote

  • Backup system

Tujuannya sederhana: mengurangi kemungkinan gangguan ketika rapat sudah dimulai.

Satu Ruang, Banyak Sistem yang Harus Bekerja Bersama

  • Dalam sebuah RUPS hybrid, ada banyak elemen yang bekerja secara bersamaan.

  • Notaris membutuhkan informasi rapat.

  • Corporate Secretary membutuhkan koordinasi peserta dan agenda.

  • Pimpinan rapat membutuhkan komunikasi yang jelas.

  • Peserta onsite membutuhkan audio dan visual yang nyaman.

  • Peserta online membutuhkan koneksi dan streaming yang stabil.

  • Tim teknis harus memastikan seluruh sistem tersebut berjalan secara bersamaan.

Karena itu, keberhasilan RUPS hybrid bukan hanya bergantung pada satu perangkat atau satu platform. Yang lebih penting adalah bagaimana seluruh elemen tersebut dirancang dan dioperasikan sebagai satu sistem.

Checklist Persiapan RUPS Hybrid

Sebelum hari pelaksanaan, perusahaan dapat menggunakan checklist sederhana berikut:

  1. Agenda & Dokumen: Pastikan agenda dan kebutuhan dokumentasi telah disiapkan.

  2. Venue: Pastikan layout ruangan mendukung posisi kamera, audio, LED, dan kebutuhan teknis lainnya.

  3. Internet: Pastikan koneksi internet memiliki kapasitas dan stabilitas yang memadai.

  4. Audio: Lakukan sound check untuk seluruh microphone dan speaker.

  5. Camera: Tentukan angle dan framing kamera sesuai kebutuhan acara.

  6. Streaming: Uji platform, encoder, kualitas video, dan audio sebelum acara.

  7. Voting & Registration: Pastikan sistem registrasi dan voting telah diuji.

  8. Technical Rehearsal: Lakukan simulasi dari awal hingga akhir.

  9. Backup Plan: Siapkan solusi cadangan untuk perangkat, koneksi, maupun sumber daya teknis yang kritis.

RUPS yang Profesional Dimulai dari Persiapan

RUPS mungkin hanya berlangsung beberapa jam, tetapi persiapannya dapat membutuhkan waktu jauh lebih panjang. Bagi perusahaan, setiap detail memiliki arti. Mulai dari kesiapan dokumen, koordinasi peserta, kualitas komunikasi, hingga bagaimana keputusan rapat dapat terdokumentasi dengan baik. Ketika RUPS menggunakan format hybrid atau elektronik, teknologi menjadi bagian integral dari keseluruhan proses. Bukan sekadar menyediakan kamera, microphone, atau layar. Yang dibutuhkan adalah sistem yang terintegrasi, technical planning yang matang, dan tim yang mampu menjaga seluruh elemen tetap berjalan selama rapat berlangsung.

evenIQX untuk Corporate RUPS & Hybrid Event

evenIQX membantu perusahaan menghadirkan Corporate Event Technology & Production untuk berbagai kebutuhan RUPS, meeting, conference, seminar, dan hybrid event.

Kami mengintegrasikan:

  • Multi-camera production

  • Professional audio & sound system

  • LED display

  • Event lighting

  • Live streaming

  • Video switching

  • Technical crew

  • Event technology integration

Dengan pendekatan yang terkoordinasi, setiap elemen teknologi dirancang untuk mendukung kebutuhan acara secara menyeluruh.

Because behind every seamless event, there’s a team making it work.

Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan bukan merupakan nasihat hukum. Untuk aspek legal dan kepatuhan RUPS, perusahaan perlu mengacu pada peraturan yang berlaku serta berkonsultasi dengan notaris dan/atau penasihat hukum yang berwenang.